APOCALYPSE 2012
APOCALYPSE 2012
Oleh: Pdt. Roby Setiawan, Th.D.
Tuhan Yesus pernah berkata, “Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anak pun tidak, hanya Bapa sendiri. " (Mat. 24:36).
Sebutan ‘Anak’ menunjuk pada inkarnasinya sang Firman Allah menjadi daging (manusia, Yoh. 1:14). Pada saat berinkarnasi, Ia mengosongkan DiriNya (Fil. 2:7), maksudnya: Ia sengaja membatasi DiriNya dalam banyak hal, misalnya: dalam hal kemaha-tahuanNya. Sebagai Firman Allah, tentulah Ia maha tahu, termasuk tahu kapan kiamat itu akan terjadi. Tetapi, pada saat berinkarnasi, Ia sengaja membatasi kemaha-tahuanNya, sehingga Ia berkata, bahwa Anakpun tidak tahu kapan kedatangan kedua kaliNya.
Jika sang Anak sendiri tidak tahu, para malaikat di Sorga juga tidak tahu, apalagi umatNya sebagai manusia biasa pasti tidak tahu kapan Yesus datang kedua kali. Namun tugas umat adalah selalu bersiap-sedia untuk menantikan kedatanganNya (Mat. 24:44).
Rasul Paulus menegaskan, bahwa Tuhan akan datang kembali seperti pencuri pada malam (1 Tes. 5:2). Maksudnya, kedatanganNya tidaklah terduga-duga. Sebagai ‘anak-anak terang dan anak-anak siang’, tugas umatNya adalah harus senantiasa berjaga-jaga dan sadar (1 Tes. 5:5-6).
Pemazmur pernah menuliskan, “Sebab di mata-Mu seribu tahun sama seperti hari kemarin, apabila berlalu, atau seperti suatu giliran jaga di waktu malam” (Mz. 90:4).
Ayat di atas berisikan 2 hal, yakni:
1. 1000 th manusia = 1 hari Allah.
2. 1000 th manusia = suatu giliran jaga di waktu malam. Pada saat itu, suatu giliran jaga malam adalah sama dengan 3 jam. Jadi, 1000 th manusia = 3 jam Allah. Makna dari Mz 90:4 adalah untuk menyatakan, bahwa waktu manusia tidaklah sama dengan waktu Allah.
Rasul Petrus menuliskan, “Akan tetapi, saudara-saudaraku yang kekasih, yang satu ini tidak boleh kamu lupakan, yaitu, bahwa di hadapan Tuhan satu hari sama seperti seribu tahun dan seribu tahun sama seperti satu hari” (2 Pet. 3:8).
Ayat di atas berbicara tentang: satu hari Allah = 1000 th manusia; 1000 th Allah = 1 hari manusia. Makna ayat ini juga menunjuk pd waktu manusia tidaklah sama dengan waktu Allah.
Bilangan 14:34 berbicara tentang satu hari disamakan dengan satu tahun (bnd. Yeh. 4:4-6). Namun, ayat-ayat ini janganlah dijadikan sebagai standard untuk menghitung kapan kiamat itu, karena ayat-ayat tsb memiliki konteknya sendiri.
Kita perlu mengingat akan perkataan Tuhan Yesus did lm Mat. 24:4-5.
Semua ramalan yang pernah diucapkan oleh sebagian orang, dan tidak terjadi, maka orang tsb dapat dikategorikan sebagai ‘nabi palsu’, seperti yang pernah dituliskan Musa, “Tetapi seorang nabi, yang terlalu berani untuk mengucapkan demi nama-Ku perkataan yang tidak Kuperintahkan untuk dikatakan olehnya, atau yang berkata demi nama allah lain, nabi itu harus mati. Jika sekiranya kamu berkata dalam hatimu: Bagaimanakah kami mengetahui perkataan yang tidak difirmankan TUHAN? Apabila seorang nabi berkata demi nama TUHAN dan perkataannya itu tidak terjadi dan tidak sampai, maka itulah perkataan yang tidak difirmankan TUHAN; dengan terlalu berani nabi itu telah mengatakannya, maka janganlah gentar kepadanya" (Ul. 18:20-22)
Sejarah Ramalan Kiamat
Ada banyak ramalan kiamat yang sudah pernah diucapkan oleh banyak orang dari berbagai agama, bangsa, dan profesi yang berbeda; misalnya dalam agama: Yahudi, Shinto, kebatinan, Kristen, dan di kalangan intelektual tertentu. Namun, semua ramalan tsb tidaklah digenapi, seperti uraian berikut ini yang adalah beberapa kutipan saja dari banyaknya ‘nubuat’ atau ramalan yang pernah muncul dalam sejarah gereja dan dunia ini.
read more
Pada th 44, pada masa Fadus menjadi penguasa di Yudea, Theudas mendeklarasikan dirinya sebagai Mesias. Ia membawa para pengikutnya ke tepi sungai Yordan, dan berjanji akan membelah sungai tsb dengan perintahnya. Ia memimpin 400 orang ke padang gurun; namun tentara Romawi memenggal kepalanya.[1]
Pada th 53 M, sebelum Alkitab Perjanjian Baru lengkap ditulis, ramalan tentang kedatangan Kristus yang kedua sudah muncul di dalam gereja Tuhan. Jemaat Tesalonika sempat panik karena ada rumor bahwa hari Tuhan akan segera datang dan mereka sudah tertinggal dari saat pengangkatan (rapture, 2 Tes. 2). [2]
Menurut Rabi Judah ha-Nasi (135-220 M), Mesias akan datang 365 th setelah penghancuran Bait Allah di Yerusalem (th. 70 M); jadi kiamat akan terjadi pada th 435 M. Rabi lainnya yang bernama Hanina (abad 3 M) berkata, bahwa Mesias akan datang 400 th setelah penghancuran Bait Allah, yakni th 470 M.[3]
Th 1000 M dikenang sebagai tahun yang paling banyak terjadi histeria akan kedatangan Kristus. Semua anggota masyarakat pada waktu itu nampaknya terpengaruh dengan ramalan
kedatangan Yesus yang akan terjadi pada tg 1 Januari 1000 M. Alasannya adalah angka 1000 yang ‘di-magis’-kan.
Selama bulan Desember th 999 M, setiap orang berlaku dengan sikap yang terbaik; barang-barang duniawi dijual dan diberikan kepada orang miskin; rombongan peziarah datang ke Yerusalem untuk menantikan Tuhan di sana; gedung-gedung tidak diperbaiki; hasil panen tidak ditanam kembali; para napi dibebaskan.[4] Namun ternyata Yesus tidak datang.
Pada th 1524-1526, Thomas Muntzer[5], pemimpin kaum tani di Jerman, mengumumkan bahwa kedatangan Kristus sudah dekat. Setelah ia dan para pengikutnya menghancurkan para penguasa, Tuhan akan datang. Keyakinan tsb membawa kepada pertempuran yang tidak seimbang dengan tentara pemerintah. Muntzer meng-klaim mendapat visi dari Allah yang berjanji akan menangkap bola-bola meriam dari musuh di lengan jubahNya. Visi tsb terbukti salah ketika Muntzer dan para pengikutnya dirobohkan oleh bola-bola meriam tsb.
Benedictus Aretius of Berne (1505-1547) menghitung 1260 tahun ditambahkan kepada tahun saat kaisar Constantine menjadikan kekristenan sebagai agama Negara. Jadi, th 312 + 1260 = th 1572 sebagai tahun kedatangan Yesus.[6]
Bagi penduduk London, th 1666 bukanlah tahun yang gilang gemilang. Wabah pes membunuh 100 ribu orang (=1/5 dari populasi kota waktu itu) dan kebakaran besar selama 5 hari yang membakar sebagian besar dari kota London kuno (di lokasi antara Menara dan Katedral St. Paul).[7] Bagi penduduk London saat itu, dunia akan segera kiamat.
Pada th 1814, spiritualis Joanna Southcott membuat klaim yang mengejutkan, bahwa ia mengandung kelahiran anak dara dan akan melahirkan Yesus Kristus yang kedua. Abdomennya mulai membesar, demikian pula dengan para pendukung yang di sekitarnya. Ketika saat kelahiran tsb tiba dan berlalu, tidak lama kemudian ia meninggal. Hasil otopsi menyatakan, bahwa kandungan tsb tidaklah benar.[8]
William Miller, pendiri Gerakan Akhir Jaman yang disebut Millerisme, menyatakan hasil studinya: kedatangan Kristus kedua akan terjadi antara th 1843-1844. Hujan meteor yang spektakuler th 1833 memberi motivasi terhadap golongan ini. Antisipasi tsb berlanjut sampai tg 21 Maret 1844, ketika 1 tahun yg ditetapkan oleh Miller sudah berlalu.[9]
Sebagian pengikut Miller menetapkan tanggal lainnya, yakni 22 Okt 1844. Namun, tanggal tsb juga gagal, dan membuat gerakan tsb hancur.[10]
Mantan pengikut Miller, Charles Taze Russell meramalkan kedatangan Kristus yang tidak kelihatan terjadi pada th 1874.[11] Russell meramalkan pengangkatan terjadi pada th 1910, yang diikuti dengan akhir dunia ini yakni th 1914. Kemudian th 1914 ditafsirkan sebagai kedatangan Kristus yang tidak kelihatan. Ramalan ini juga ternyata cuma ‘dongeng’ belaka.
Sejak th 1910, pemunculan kembali komet Halley[12], oleh sebagian orang dianggap sebagai indikasi dari kedatangan Tuhan yang kedua. Bumi akan berlalu melalui ekor komet tsb. Seorang pengusaha menggunakan kesempatan tsb untuk bisnisnya dengan menjual pil komet yang di-klaim dapat melindungi orang-orang dari efek racun gas komet Halley.
Menurut ramalan kelompok ‘Saksi-Saksi Yehovah’, th 1914 adalah dimulainya perang Harmagedon. Mereka menghitung th 1914 dari nubuat kitab Daniel 4 yang menyebutkan bilangan ‘7 kali’. Mereka menafsirkan kata ‘kali’ sama dengan 360 hari, sehingga totalnya 2520 hari, yang kemudian disamakan dengan 2520 th yang dihitung awalnya dari th 607 SM.[13] Hasilnya adalah th 1914. Jadi, th 1914 disebut Russel sebagai akhir dunia. Namun setelah ramalan tsb tidak terjadi, ia mengatakan, bahwa malaikat Michael telah menaklukkan Setan di Sorga.
Th 1914, 1918, 1920, 1925, 1941, 1975 dan 1994 adalah tahun-tahun ramalan kiamat oleh kelompok Saksi-Saksi Yehovah. Th 1975 adalah tahun yang dihitung dari ulang tahun ke-6000 dari penciptaan Adam di Taman Eden yakni pada th 4026 SM.[14] Mereka menafsirkan Mazmur 90:10 dengan menentukan usia satu generasi adalah 80 th. Jika dihitung dari th 1914 ditambah 80 th, maka th 1994 akan terjadi Harmagedon.[15]
Pada April 1957, majalah The Watchtower mengutip seorang Pendeta dari California, Mihran Ask, sbb, “Harmagedon akan melanda dunia pada waktu di antara tgl 16 dan 23 April 1957. Jutaan orang akan binasa dalam apinya dan tanah akan hangus.”[16]
Pada th 1960, Piazzi Smyth, seorang astronomer kerajaan Skotlandia, menulis buku pada th 1860 yang berjudul “Our Inheritance in the Great Pyramid”. Buku inilah yang menyebarkan kepercayaan pyramidology ke seluruh dunia yang meyakini bahwa ada rahasia-rahasia tersembunyi di dalam dimensi piramida-piramida besar. Smyth menkonklusikan dari risetnya bahwa kerajaan 1000 th akan dimulai sebelum akhir th 1960. [17]
Hal Lindsey[18], berdasarkan nubuat kristiani, astronomi, dan sedikit ekologi fatalistic, pernah mendeklarasikan saat ‘pengangkatan’ (rapture) terjadi sblm 31 Desember 1981. Penetapan tanggal tsb adalah berdasarkan perhitungan 1 generasi setelah terbentuknya Negara Republik Israel. Ia juga membuat referensi kepada ‘Effect Yupiter’, penjajaran planet-planet yang terjadi setiap 179 tahun yang berakibat banyak gempa bumi dan pembangkit tenaga nuklir meleleh.
Lalu muncul lagi ramalan tentang kiamat yang akan terjadi pada th 1982,[19] ketika planet-planet tersusun berjajar yang menghasilkan kekuatan magnetic, dan berakibat Harmagedon di bumi ini. Berita tsb adalah konklusi dari John Gribbin, editor ilmu pengetahuan dari majalah ‘Nature’ dan Stephen Plagemann dari Nasa Goddard Space Center di Maryland.
Para ilmuwan menunjuk pada kejadian yang unik akan terjadi di tata surya th 1982. Pada tahun itu, kata mereka, 9 planet akan berada di satu sisi yang sama dengan matahari. Hal tsb terjadi setiap 179 th, namun pada th 1982, 9 planet tidak hanya berada di satu sisi dengan matahari tetapi di dalam penjajaran yang sempurna.
“Newsweek’ menghubungkan situasi tsb sebagai ‘ramalan apocalyptic’. Di dalam buku “The Jupiter Effect’, mereka menjelaskan: seperti bulan dengan gaya tarik gravitasinya mengakibatkan efek pada gelombang laut di bumi, demikian pula planet-planet lain saling memberi akibat, khususnya Yupiter yang ukurannya sangat besar. Kejadian tsb akan berakibat gempa bumi yang sering terjadi. Menurut para ilmuwan itu, kejadian tsb akan berakibat 8 hal:
1. Aktifitas magnetik matahari yang terganggu.
2. Lapisan ionosfir bumi berubah.
3. Komunikasi radio dan TV terganggu.
4. Terjadi efek kilat yang aneh dari cahaya udara.
5. Ada perubahan besar di pola angin.
6. Pola curah hujan dan suhu berubah.
7. Rotasi bumi dan panjangnya hari-hari berubah.
8. Banyak gempa bumi terjadi.
Pada th 1982, kelompok yang bernama “Tara Centers” membuat iklan satu lembar penuh di surat-surat kabar besar pada akhir pekan 24-25 April 1982. Iklan tsb menuliskan, “Sekarang Kristus ada di sini!” Mereka meramalkan Kristus akan membuat diriNya dikenal orang-orang di dalam waktu 2 bulan. Namun, setelah hari tsb berlalu dan tidak terjadi apa-apa, mereka berkilah, bahwa penundaan kiamat terjadi karena “kesadaran umat manusia belum benar….”[20]
Pada th 1986, Moses David pendiri sekte The Children of God meramalkan, bahwa pertempuran Harmagedon akan terjadi pada th 1986. Rusia akan mengalahkan Israel dan USA. Diktator komunis sedunia akan ditegakkan. Pada th 1993, Kristus akan datang kembali.[21]
David Koresh di Waco Texas, pada th 1992, mengubah nama komunitasnya dari Mount Carmel menjadi Ranch Apocalypse, karena keyakinannya bahwa pertempuran Harmagedon akan dimulai di perkampungan David. Bagi mereka, kiamat akan terjadi pada th 1995. Namun, setelah 51 hari masa penantian, 76 anggota mereka mati membakar diri pada tg 10 April 1993,
Kelompok lain dari Korea yang menamakan diri ‘Misi untuk hari-hari kedatangan’ menafsirkan tg 28 Okt 1992 sebagai hari ‘pengangkatan’. Peramalan dengan angka-angka (numerology) adalah dasar dari penetapan hari tsb. Beberapa hasil gambar kamera dari roh/hantu-hantu dianggap sebagai konfirmasi supernatural dari ramalan tsb.
Mereka berkata: 50 juta orang akan mati terkena gempa, 50 juta mati terkena gedung yang ambruk, 1,4 miliard mati karena perang dunia III dan 1,4 milyard mati karena harmagedon.
Dalam traktat itu tertulis juga, “Sebagian orang berargumentasi bahwa tidak ada orang yang tahu tentang hari kedatangan Yesus kedua karena Alkitab berkata bahwa Dia akan datang seperti pencuri. Akan tetapi, berjagalah, karena Dia akan datang seperti pencuri hanya bagi mereka yang hidup dalam kegelapan, dan bukan bagi mereka yang hidup di dlm terang.”[22]
Aum Shinri Kyo (=kebenaran tertinggi), suatu sekte agama Jepang dengan 3000 anggota yang berlokasi di gunung Fuji mengatakan, bahwa kiamat akan terjadi pada th 1997.[23]
Pada 20 Oktober 1997, satu kelompok Yahudi, “The Temple Mount and Land of Israel Faithful Movement” diharapkan untuk menempatkan batu penjuru dari Bait Allah Yerusalem yang mau didirikan oleh sebagian masyarakat Yahudi. Daerah tsb diklaim sebagai daerah yang paling suci bagi kaum Yahudi dan Moslem. Masa ‘tribulasi’ akan dipicu oleh kejadian tsb.
Usaha pertama gagal karena pencegahan dari pihak kepolisian. Ada laporan yg mengatakan, bahwa mereka berusaha untuk mengangkat batu penjuru tsb dengan helikopter. Pada tg 20 oktober, beberapa ribu polisi disebar di Yerusalem; dan mereka dapat menghalangi rencana kelompok tsb untuk masuk ke gunung Bait Allah.[24]
Pada th 1997, Michael Drosnin, dalam bukunya The Bible Code, menyatakan, bahwa berdasarkan algorithma Bible Code, suatu asteroid atau komet akan menabrak bumi.
Suatu sekte Taiwan yang berada di luar Garland Texas meramalkan kedatangan Kristus pada tg 31 Maret 1998. Heng-ming Chen, pemimpin mereka, mengumumkan, bahwa Allah akan datang dan kemudian mengundang para anggotanya untuk masuk UFO. Setelah ramalan tidak terjadi, Heng ming Chen meramalkan, bahwa Allah akan muncul di setiap channel 18 di stasiun TV dunia. Tetapi yang terjadi kemudian, jaringan Playboy yang memakai channel tsb.
Apocalypse 2012
Ramalan tentang apocalypse 2012 ini bersumber pada bangsa Maya Kuno yang hidup pada awal milenium pertama Masehi di Mesoamerika (Meksiko Utara-Honduras). Reruntuhan kota mereka ditemukan th 1839 oleh seorang ahli hukum USA,. Populasi mereka pada waktu lalu diperkirakan sekitar 5-14 juta orang yang bermukim di Meksiko Selatan, Guatemala dan Belize.
Menurut Carl Johan Calleman, Ph.D., bangsa Maya Kuno dikenal ahli dalam astronomi dan matematika. Merekalah yang pertama kali menggunakan angka nol. Kalendar Tzolkin adalah salah satu kalendar yang terpenting dari suku Maya yang dipelajari oleh beberapa ahli modern.
Simbol-simbol Tzolkin (=kalendar suci suku Maya kuno) dipahat di hiasan batu dari pyramid dan monumen-monumen yang terukir, namun sebenarnya tidak ada satu pahatanpun yang bisa
disebut sebagai kalendar. Gambar yang biasa ditunjukkan adalah Aztec Sun Stone (batu matahari Aztec), bukan kalendar suku Maya
Masyarakat Maya kuno menggunakan buku-buku, terbuat dari kulit kayu yang dibentuk dengan gaya accordian yakni lipatan daun-daun, yang menjadi catatan dari air surut dan arus energi waktu yang disebut ‘codex’. Semua buku tsb dibakar selama penaklukan Spanyol yang dipimpin oleh Cortez dan bishop-bishop Katolik yang menyertainya pada th 1519 M. Hanya 4 dari buku-buku Maya tsb yang masih ada sampai sekarang ini.
Menurut Lawrence E. Joseph, penulis buku “Apocalypse 2012”: masyarakat Maya kuno terobsesi dengan waktu sehingga mereka membuat minimal 20 kalendar, disesuaikan dengan berbagai siklus (mulai dari kehamilan hingga panen, bulan hingga Venus). Penghitungan
orbitnya sangat akurat dengan selisih hanya 1 hari setiap 1000 th (8.760.000 hari). Jadi, angka ketidak-akuratan per-jam adalah 0,000003.
Kalendar suci bangsa Maya kuno (=Tzolkin) disebut sebagai pintu memasuki pemikiran suatu peradaban sangat maju di dunia Barat sebelum kedatangan bangsa-bangsa Eropa. Menurut sebagian astronom, astronomi Maya Kuno adalah prestasi intelektual yang menakjubkan, setara dengan geometri Mesir kuno dan filosofi Yunani. Beberapa orang malah percaya, bahwa kalendar berusia 2000 th itu lebih akurat dibanding dengan kalendar Gregorian yang digunakan sejak th 1582 M.
Seorang penulis New Age Movement[25] mengatakan, bahwa menurut kalendar Maya, kiamat akan terjadi tg 22 Desember 2012. Kalendar Maya mempunyai pembagian waktu sbb.: satu bulan terdiri dari 20 hari, 1 tahun=360 hari, Katun=7200 hari dan Baktun=144.000 hari. Kalendar mereka dimulai pada tg 13 Augustus 3114 SM dengan lahirnya Venus. Dunia akan berakhir pada siklus 13 bactun. Akhir jaman akan terjadi dekat dengan titik balik matahari pada musim dingin th 2012.
Tg 21 Des: peradaban bangsa Maya kuno menyelesaikan putaran b’ak’tun ke-13 yg dimulai tg 11 Aug 3114 SM. Namun, signifkansi dari akhir periode ini tidaklah jelas karena tercatat dlm inskripsi yg tidak komplit (yang tercatat di Monumen 6 Tortuguero). Catatan tsb juga terpahat di dinding-dinding inskripsi kuil di Palenque. Tanggal ini menjadi utama dalam sinkretisme agama dalam New-Age Mayaisme.
23 Desember adalah tanggal alternatif untuk penggenapan putaran ke-13 dari b’ak’tun dlm kelendar Maya. Para astronom Maya memberi pertanda, yakni: 21 Desember 2012 akan menjadi kelahiran jaman baru. Masa itu paling sakral juga paling berbahaya dlm sejarah bumi.
Tanggal tsb adalah titik balik musim dingin tahunan ketika belahan Utara bumi berada di titik paling jauh dari matahari sehingga siang sangat pendek. Pada tanggal itu, tata surya dengan matahari sebagai pusatnya akan menutupi pemandangan titik pusat Bimasakti dari bumi. Para astronom Maya Kuno menganggap titik pusat ini sbg rahim Bimasakti (tempat terciptanya bintang-bintang dalam Galaksi).
Saat ini, para ahli Barat menduga, bahwa lobang hitam, yg berada tepat di pusat itulah yg menyedot masa, energi dan waktu yg menjadi bahan baku penciptaan bintang masa depan. Untuk pertama kali dalam 26 ribu tahun, energi yang mengalir ke bumi dari titik pusat Bimasakti akan sangat terganggu pada tg 21 Desember 2012 pk. 11.11 malam.
Semua itu karena guncangan kecil pada rotasi bumi. Bangsa Maya yakin, sesingkat apapun terputusnya pancaran dari pusat galaksi akan merusak keseimbangan mekanisme vital bumi dan tubuh semua mahluk, termasuk manusia.
Spekulasi Geophysica dan Kosmologi
John Major dkk[26] percaya bahwa penjajaran planet-planet akan muncul ketika matahari terbit di atas horison pada tg 21 Des 2012, saat mana matahari akan terbit di tengah Galaxi Milky Way, sehingga berakibat penjajaran antara bumi, matahari dan pusat galaksi. Ditafsirkan bahwa kejadian tsb akan berakibat berbagai perubahan di bumi.
Ada teori tentang planet yang tidak diketahui namanya, terkadang disebut ‘planet x’ atau Nibiru. Planet tsb berorbit aneh dan memasuki solar system setiap 3600 tahun. Nibiru akan kembali pada th 2012 yang menyebabkan banyak masalah.[27]
Skenario lainnya berkata, bahwa akan ada perubahan/pergeseran kutub-kutub magnetic bumi yang berakibat bumi mudah terkena radiasi yang menyakitkan dari matahari.[28] Menurut NASA, perubahan kutub magnetic tidak muncul pada hari atau tahun tertentu, tetapi melewati rangkaian ribuan tahun. Kemudian, medan magnetic itu tidaklah musnah selama perputaran alamiah, tetapi menjadi lebih kompleks ketika membuat transisi.[29]
Spekulasi Metafisik
Th 2012 diramalkan oleh kepercayaan New Age menjadi tahun besar transformasi spiritual (apocalypse). Belum ada kesepakatan apakah 2012 akan menjadi akhir peradaban atau kemanusiaan akan lebih ditingkatkan levelnya.
Banyak sumber esoteric (yg hanya diketahui oleh beberapa orang tertentu saja) menafsirkan penggenapan dari putaran B’ak’tun yg ke-13 dari kalendar Maya akan terjadi pada tg 21 Des 2012 dan banyak perubahan besar akan terjadi di tatanan bumi. Sebagian penulis telah mencetak karya-2 yg membahas th 2012:
1. Pd th 1997, buku THE BIBLE CODE oleh Michael Drosnis menyatakan, bahwa berdasarkan algorithma Bible Code, suatu asteroid atau komet akan menabrak bumi.
2. Pada th 2006 terbit buku “The Return of Quetzalcoat” tulisan Daniel Pinchbeck. Sang penulis mendiskusikan berbagai teori tentang kemungkinan adanya kebangunan psychic (kekuatan batin) secara global yang berkaitan dengan th 2012 dan menciptakan suatu suasana yang disebut noosphere
3. Riley Martin menyatakan, bahwa aliens Biaviian akan datang dengan kapal besar ketika bumi mengalami transformasi pada th 2012.
4. Pada th 2007, Dannion Brinkley menulis buku berjudul “Secrets of the Light” yang melanjutkan buku sebelumnya “Saved By The Light” yang best seller. Ia menyatakan, bahwa pada th 2012 kemanusiaan akan mengalami transformasi mental dan spiritual yang belum pernah terjadi sebelumnya, bersamaan dengan pergolakan besar fisik yang akan terjadi di bumi.[30]
Bagaimanakah Sikap Umat Tuhan Menanggapi Berbagai Ramalan Tsb?
Sebagai umat yang percaya kepada kebenaran firman Tuhan, kita tidak perlu panik; karena tidak ada seorangpun yang tahu kapan kiamat itu akan terjadi (Mat. 24:36). Allah yang kita kenal di dalam nama Tuhan Yesus tetap menopang alam semesta ini dengan firmanNya (Ibr. 1:3). Dia selalu dalam kontrolNya terhadap sejarah manusia dan alam semesta. Sang Gembala yang baik selalu memelihara umatNya sampai melalui “lembah bayang-bayang maut sekalipun” (Mz. 23:4).
Di lain pihak, sebagai umatNya kita tidak boleh lengah dan santai. Bukankah 2000 th yll, Tuhan Yesus sudah memperingatkan umatNya agar mencontoh kelima gadis bijaksana yang membawa pelita dan minyak dalam buli-buli mereka ketika menyambut kedatangan sang mempelai pria pada waktu malam (Mat. 25:1-7).
Tuhan tidak pernah menjanjikan umatNya untuk memperoleh hidup yang tidak ada masalah dan kesulitan di dunia ini. Yang Tuhan janjikan adalah KEKUATAN di dalam menghadapi berbagai pengalaman yang Tuhan ijinkan terjadi di dalam hidup ini, seperti yang ditulis oleh rasul Paulus, “Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku” (Fil. 4:13). Amin.
[1] Flavius Josephus, The Works of Josephus, New Updated Edition, 11th printing (USA: Hendrickson Publishers, Inc., 1995), book 20. Ch. 5, 1.
[2] Wikipedia, the free Encyclopedia: “Ultimate fate of the universe.”
[3] Ibid.
[4] Ibid.
[5] Philip Schaff, History of The Christian Church, vol. VII (Grand Rapids, MI: Wm. B. Eerdmans Publishing Co, 1995), 381.
[6] Wikipedia, the free Encyclopedia
[7] The New Book of Knowledge, vol. 11 (USA: Grolier Incorporated, 1995), “London’ by Dorothy Marshall, University College of South Wales.
[8] Wikipedia, the free Encyclopedia.
[9] Walter Martin, The Kingdom of the Cults (Minneapolis, MN: Bethany House Publishers, 1985), 412.
[10] Ibid., 413-14.
[11] Wikipedia, the free Encyclopedia
[12] Nama komet yang berekor ini diambil dari seorang astronomer Inggris yakni Edmund Halley (1656-1742). Ia menafsirkan, bahwa komet besar yang muncul th 1682 akan muncul lagi pada th 1758. Ketika ramalannya terbukti benar, maka komet yang muncul tsb diberi nama ‘Halley’ (The New Book of Knowledge, vol. 8, ‘Halley’).
[13] Tahun pada saat suku-suku pegunungan Yudea diserang oleh Nabopolassar bersama dengan putra mahkotanya (Nebukadnezzar) (Geoffrey W. Bromiley, ed, The International Standard Bible Encyclopedia, vol. 3 [Grand Rapids, MI: Wm. B. Eerdmans Publishing Co., 1992], s. v. “Nebuchadrezzar”).
[14] Padahal, tidak ada seorangpun yang tahu kapankah Adam & Hawa diciptakan.
[15] Wikipedia, the free Encyclopedia
[16] Wikipedia, the free Encyclopedia
[17] Ibid.
[18] Hal Lindsey dikenal dengan bukunya “The Late Great Planet Earth” (Grand Rapids, MI: Zondervan Publishing House, 1970).
[19] ‘Newsweek’, bagian ilmu pengetahuan, 16 September 1974.
[20] Wikipedia, the free Encyclopedia
[21] Ibid.
[22] Wikipedia, the free Encyclopedia
[23] Ibid.
[24] Wikipedia, the free Encyclopedia
[25] New Age Movement adalah kebangkitan kembali agama-agama Timur Kuno (Hinduisme, Budhisme, dan ocultisme) pada jaman sekarang ini dan diberi ‘jubah’ seperti ilmu pengetahuan.
[28] (2009). Nostradamus 2012 [video presentation]. The History Channel.
[29] "Earth's Inconstant Magnetic Field". http://www.nasa.gov/vision/earth/lookingatearth/29dec_magneticfield.html.
[30] Brinkley, Dannion. (2007) Secrets of the Light. New York: Harper One.
Currently have 0 komentar: