Marley And Me

Marley And Me Marley And Me

Crank:High Voltage

Crank:High Voltage Crank:High Voltage

WATCHMEN - The Movie

WATCHMEN - The Movie WATCHMEN - The Movie

Bedtime Stories

Bedtime Stories Bedtime Stories
.
Latest News

Kita semua selalu bersama-sama, tetapi kita semua merasa sangat kesepian

Posted by Unknown on Minggu, 15 November 2009 , under | komentar (0)



(by Dr. Albert Schweitzer)

Coba pikirkan sejenak gaya hidup kita di abad ke dua puluh ini. Bagaimana kita menjaga diri dari gangguan pribadi yang tidak kita harapkan.

Banyak diantara kita tinggal dalam lingkungan rumah dimana hanya sebulan sekali bertemu dengan tetangga. Tinggal di tengah kota, hidup dikelilingi pagar tinggi dan sistem pengamanan. Kita memiliki nomor telepon genggam pribadi dan satpam penjaga di pagar. Kita secara sadar mengurangi kemungkinan munculnya tamu tak diundang, namun sebenarnya kita juga memutus hubungan dengan orang-orang lain.

Kita menghabiskan waktu berjam-jam dibalik kemudi dalam kemacetan lalu lintas dan merasa terasing. Kita berbicara dengan komputer. Kita tidak lagi pergi menemui orang lain, namun kita mengirimkan faksimili atau e-mail.

Supermall telah menggantikan toko-toko kecil yang penuh keakraban. Makan malam di depan teve telah menggantikan makan malam bersama keluarga, atau dengan mudah kita makan malam begitu saja di depan kulkas.

Bila pergi ke tempat umum, kita cenderung acuh tak acuh. Pandangan semacam ini sebenarnya cara untuk membuat jarak dengan orang lain entah di bis, kereta api, tangga berjalan dan supermarket. Pandangan yang kosong seakan menyiratkan, “Saya tidak mengenal anda, jangan berbicara dengan saya.”read more

Kita menonton teve atau VCD mungkin sekitar empat jam sehari sendirian. Tidak peduli apakah ada orang lain di ruangan, kita asyik dengan acara-acara di teve. Kita memiliki VCD atau DVD player yang membantu bila tidak ada acara menarik di TV yang dapat kita tonton.

Apakah itu buruk?

“Tidak sepenuhnya buruk,” kata Andrew Mathews penulis buku laris dunia “Being Happy”. Menurutnya, kita sekarang hidup dalam waktu-waktu yang menyenangkan (dan sangat sesuai), tetapi kita perlu memahami ada begitu banyak tekanan yang mendorong kita menjauhi orang lain.

Kehidupan akan menyenangkan apabila kita memiliki pengalaman kebersamaan. Kebahagiaan terbesar, saat-saat paling berharga, tantangan yang paling berat, dan saat-saat paling menyenangkan, kebanyakan terjadi di saat kita bersama dengan orang lain. Pengalaman belajar yang terbesar pun datang dari kebersamaan kita dengan orang lain.

Agar hidup bisa menjadi suatu kenangan maka kita perlu menghilangkan beberapa penghalang dengan melakukan usaha khusus untuk bertemu dan berdekatan dengan orang-orang lain.

Seorang ayah berkata, “Saya tidak punya waktu banyak dengan anak-anak tetapi saya selalu menjaga KUALITAS daripada waktu.”

Sebelum ada kualitas waktu harus ada kuantitas waktu. Bila anak Anda yang berusia sepuluh tahun ingin Anda membacakan bukunya, diajak berjalan-jalan, atau berguling-guling di rumput, Anda tidak dapat mengatakan, “Ayo, kita berjalan-jalan dua menit saja,” atau, “Ayo kita berguling-guling sebanyak lima puluh delapan kali namun yang berkualitas.” Hal ini akan berkualitas hanya bila anda berdua telah menyelesaikannya.

“Sebaiknya, kita harus berusaha meluangkan waktu untuk orang lain dan membuatnya sebagai prioritas,” tulis Mathews.

Namun sayangnya, tekanan pekerjaan, dan gelombang teknologi selalu membawa kita pada arah sebaliknya…

PELUKAN KASIH TUHAN

Posted by Unknown on , under | komentar (0)



Ada seorang pengembara yang sangat ingin melihat pemandangan yang ada di balik suatu gunung yang amat tinggi. Maka disiapkanlah segala peralatannya dan berangkatlah ia. Karena begitu beratnya medan yang harus dia tempuh, segala perbekalan dan perlengkapannya pun habis. Akan tetapi, karena begitu besar keinginannya untuk melihat pemandangan yang ada di balik gunung itu, ia terus melanjutkan perjalannya. Sampai suatu ketika, ia menjumpai semak belukar yang sangat lebat dan penuh duri. Tidak ada jalan lain selain ia harus melewati semak belukar itu.

Pikir pengembara itu “Wah, jika aku harus melewati semak ini, maka kulitku pasti akan robek dan penuh luka. Tapi aku harus melanjutkan perjal anan ini.”

Maka pengembara itupun mengambil ancang-ancang dan ia menerobos semak itu.

Ajaib, pengembara itu tidak mengalami luka goresan sedikitpun. Dengan penuh sukacita, ia kemudian melanjutkan perjalanan dan berkata dalam hati “Betapa hebatnya aku.read more

Semak belukarpun tak mampu menghalangi aku.”

Selama hampir 1 jam lamanya ia berjalan, tampaklah di hadapannya kerikil-kerikil tajam berserakan. Dan tak ada jalan lain selain dia harus melewati jalan itu. Pikir pengembara itu untuk kedua kalinya “Jika aku melewati kerikil ini, kakiku pasti akan berdarah dan terluka.

Tapi aku tetap harus melewatinya.”

Maka dengan segenap tekadnya, pengembara itu berjalan. Ajaib, ia tak mengalami luka tusukkan kerikil itu sedikitpun dan tampak kakinya dalam keadaan baik-baik saja.

Sekali lagi ia berkata dalam hati : “Betapa hebatnya aku. Kerikil tajampun tak mampu menghalangi jalanku.”

Pengembara itupun kembali melanjutkan perjalanannya. Saat hampir sampai di puncak gunung itu, ia kembali menjumpai rintangan. Batu-batu besar dan licin menghalangi jalannya, dan tak ada jalan lain selain dia harus melewatinya. Pikir pengembara itu untuk yang ketiga kalinya : “Jika aku harus mendaki batu-batu ini, aku pasti akan tergelincir dan tangan serta kakiku akan patah. Tapi aku ingin sampai di puncak itu. Aku harus melewatinya.”

Maka pengembara itupun mulai mendaki batu itu dan ia…tergelincir. Aneh, setelah bangkit, pengembara itu tidak merasakan sakit di tubuhnya dan tak ada satupun tulangnya yang patah.

“Betapa hebatnya aku. Batu-batu terjal inipun tidak dapat menghalangi jalanku.”

Maka, iapun melanjutkan perjalanan dan sampailah ia di puncak gunung itu. Betapa sukacitanya ia melihat pemandangan yang sungguh indah dan tak pernah ia melihat yang seindah ini. Akan tetapi, saat pengembara itu membalikkan badannya, tampaklah di hadapannya sosok manusia yang penuh luka sedang duduk memandanginya.

Tubuhnya penuh luka goresan dan kakinya penuh luka tusukan dan darah. Ia tak dapat menggerakkan seluruh tubuhnya karena patah dan remuk tulangnya.

Berkatalah pengembara itu dengan penuh iba pada sosok penuh luka itu : “Mengapa tubuhmu penuh luka seperti itu? Apakah karena segala rintangan yang ada tadi? Tidak bisakah engkau sehebat aku karena aku bisa melewatinya tanpa luka sedikitpun? Siapakah engkau sebenarnya?”

Jawab sosok penuh luka itu dengan tatapan penuh kasih : “Aku adalah Tuhanmu. Betapa hatiKu tak mampu menolak untuk menyertaimu dalam perjalanan ini, mengingat betapa inginnya engkau melihat keindahan ini. Ketahuilah, saat engkau harus melewati semak belukar itu, Aku memelukmu erat supaya tak satupun duri merobek kulitmu. Saat kau harus melewati kerikil tajam, maka Aku menggendongmu supaya kakimu tidak tertusuk. Ketika kau memanjat batu licin dan terjatuh, Aku menopangmu dari bawah agar tak satupun tulangmu patah. Ingatkah engkau kembali padaKU?”

Pengembara itupun terduduk dan menangis tersedu-sedu.

Untuk kedua kalinya, Tuhan harus menumpahkan darahNya untuk suatu kebahagiaan.

Kadang, kita lupa bahwa Tuhan selalu menyertai & melindungi kita.

Kita lebih mudah ingat betapa hebatnya diri kita yang mampu melampaui segala rintangan tanpa menyadari bahwa Tuhan bekerja di sana. Dan sekali lagi, Tuhan harus berkorban untuk keselamatan kita. Maka, seperti Tuhan yang tak mampu menolak untuk menyertai anakNya, dapatkah kita juga tak mampu menolak segala kasihNya dalam perjalanan hidup kita dan membiarkan tanganNya bekerja dalam hidup kita?

sumber : Agustinus Cahyana ~ Komunitas Doa & Inspirasi Batin

APOCALYPSE 2012

Posted by Unknown on Rabu, 11 November 2009 , under | komentar (0)



APOCALYPSE 2012


Oleh: Pdt. Roby Setiawan, Th.D.

Tuhan Yesus pernah berkata, “Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anak pun tidak, hanya Bapa sendiri. " (Mat. 24:36).

Sebutan ‘Anak’ menunjuk pada inkarnasinya sang Firman Allah menjadi daging (manusia, Yoh. 1:14). Pada saat berinkarnasi, Ia mengosongkan DiriNya (Fil. 2:7), maksudnya: Ia sengaja membatasi DiriNya dalam banyak hal, misalnya: dalam hal kemaha-tahuanNya. Sebagai Firman Allah, tentulah Ia maha tahu, termasuk tahu kapan kiamat itu akan terjadi. Tetapi, pada saat berinkarnasi, Ia sengaja membatasi kemaha-tahuanNya, sehingga Ia berkata, bahwa Anakpun tidak tahu kapan kedatangan kedua kaliNya.

Jika sang Anak sendiri tidak tahu, para malaikat di Sorga juga tidak tahu, apalagi umatNya sebagai manusia biasa pasti tidak tahu kapan Yesus datang kedua kali. Namun tugas umat adalah selalu bersiap-sedia untuk menantikan kedatanganNya (Mat. 24:44).

Rasul Paulus menegaskan, bahwa Tuhan akan datang kembali seperti pencuri pada malam (1 Tes. 5:2). Maksudnya, kedatanganNya tidaklah terduga-duga. Sebagai ‘anak-anak terang dan anak-anak siang’, tugas umatNya adalah harus senantiasa berjaga-jaga dan sadar (1 Tes. 5:5-6).

Pemazmur pernah menuliskan, “Sebab di mata-Mu seribu tahun sama seperti hari kemarin, apabila berlalu, atau seperti suatu giliran jaga di waktu malam” (Mz. 90:4).

Ayat di atas berisikan 2 hal, yakni:

1. 1000 th manusia = 1 hari Allah.

2. 1000 th manusia = suatu giliran jaga di waktu malam. Pada saat itu, suatu giliran jaga malam adalah sama dengan 3 jam. Jadi, 1000 th manusia = 3 jam Allah. Makna dari Mz 90:4 adalah untuk menyatakan, bahwa waktu manusia tidaklah sama dengan waktu Allah.

Rasul Petrus menuliskan, “Akan tetapi, saudara-saudaraku yang kekasih, yang satu ini tidak boleh kamu lupakan, yaitu, bahwa di hadapan Tuhan satu hari sama seperti seribu tahun dan seribu tahun sama seperti satu hari” (2 Pet. 3:8).

Ayat di atas berbicara tentang: satu hari Allah = 1000 th manusia; 1000 th Allah = 1 hari manusia. Makna ayat ini juga menunjuk pd waktu manusia tidaklah sama dengan waktu Allah.

Bilangan 14:34 berbicara tentang satu hari disamakan dengan satu tahun (bnd. Yeh. 4:4-6). Namun, ayat-ayat ini janganlah dijadikan sebagai standard untuk menghitung kapan kiamat itu, karena ayat-ayat tsb memiliki konteknya sendiri.

Kita perlu mengingat akan perkataan Tuhan Yesus did lm Mat. 24:4-5.

Semua ramalan yang pernah diucapkan oleh sebagian orang, dan tidak terjadi, maka orang tsb dapat dikategorikan sebagai ‘nabi palsu’, seperti yang pernah dituliskan Musa, “Tetapi seorang nabi, yang terlalu berani untuk mengucapkan demi nama-Ku perkataan yang tidak Kuperintahkan untuk dikatakan olehnya, atau yang berkata demi nama allah lain, nabi itu harus mati. Jika sekiranya kamu berkata dalam hatimu: Bagaimanakah kami mengetahui perkataan yang tidak difirmankan TUHAN? Apabila seorang nabi berkata demi nama TUHAN dan perkataannya itu tidak terjadi dan tidak sampai, maka itulah perkataan yang tidak difirmankan TUHAN; dengan terlalu berani nabi itu telah mengatakannya, maka janganlah gentar kepadanya" (Ul. 18:20-22)

Sejarah Ramalan Kiamat

Ada banyak ramalan kiamat yang sudah pernah diucapkan oleh banyak orang dari berbagai agama, bangsa, dan profesi yang berbeda; misalnya dalam agama: Yahudi, Shinto, kebatinan, Kristen, dan di kalangan intelektual tertentu. Namun, semua ramalan tsb tidaklah digenapi, seperti uraian berikut ini yang adalah beberapa kutipan saja dari banyaknya ‘nubuat’ atau ramalan yang pernah muncul dalam sejarah gereja dan dunia ini.



read more



Pada th 44, pada masa Fadus menjadi penguasa di Yudea, Theudas mendeklarasikan dirinya sebagai Mesias. Ia membawa para pengikutnya ke tepi sungai Yordan, dan berjanji akan membelah sungai tsb dengan perintahnya. Ia memimpin 400 orang ke padang gurun; namun tentara Romawi memenggal kepalanya.[1]

Pada th 53 M, sebelum Alkitab Perjanjian Baru lengkap ditulis, ramalan tentang kedatangan Kristus yang kedua sudah muncul di dalam gereja Tuhan. Jemaat Tesalonika sempat panik karena ada rumor bahwa hari Tuhan akan segera datang dan mereka sudah tertinggal dari saat pengangkatan (rapture, 2 Tes. 2). [2]

Menurut Rabi Judah ha-Nasi (135-220 M), Mesias akan datang 365 th setelah penghancuran Bait Allah di Yerusalem (th. 70 M); jadi kiamat akan terjadi pada th 435 M. Rabi lainnya yang bernama Hanina (abad 3 M) berkata, bahwa Mesias akan datang 400 th setelah penghancuran Bait Allah, yakni th 470 M.[3]

Th 1000 M dikenang sebagai tahun yang paling banyak terjadi histeria akan kedatangan Kristus. Semua anggota masyarakat pada waktu itu nampaknya terpengaruh dengan ramalan

kedatangan Yesus yang akan terjadi pada tg 1 Januari 1000 M. Alasannya adalah angka 1000 yang ‘di-magis’-kan.

Selama bulan Desember th 999 M, setiap orang berlaku dengan sikap yang terbaik; barang-barang duniawi dijual dan diberikan kepada orang miskin; rombongan peziarah datang ke Yerusalem untuk menantikan Tuhan di sana; gedung-gedung tidak diperbaiki; hasil panen tidak ditanam kembali; para napi dibebaskan.[4] Namun ternyata Yesus tidak datang.

Pada th 1524-1526, Thomas Muntzer[5], pemimpin kaum tani di Jerman, mengumumkan bahwa kedatangan Kristus sudah dekat. Setelah ia dan para pengikutnya menghancurkan para penguasa, Tuhan akan datang. Keyakinan tsb membawa kepada pertempuran yang tidak seimbang dengan tentara pemerintah. Muntzer meng-klaim mendapat visi dari Allah yang berjanji akan menangkap bola-bola meriam dari musuh di lengan jubahNya. Visi tsb terbukti salah ketika Muntzer dan para pengikutnya dirobohkan oleh bola-bola meriam tsb.

Benedictus Aretius of Berne (1505-1547) menghitung 1260 tahun ditambahkan kepada tahun saat kaisar Constantine menjadikan kekristenan sebagai agama Negara. Jadi, th 312 + 1260 = th 1572 sebagai tahun kedatangan Yesus.[6]

Bagi penduduk London, th 1666 bukanlah tahun yang gilang gemilang. Wabah pes membunuh 100 ribu orang (=1/5 dari populasi kota waktu itu) dan kebakaran besar selama 5 hari yang membakar sebagian besar dari kota London kuno (di lokasi antara Menara dan Katedral St. Paul).[7] Bagi penduduk London saat itu, dunia akan segera kiamat.

Pada th 1814, spiritualis Joanna Southcott membuat klaim yang mengejutkan, bahwa ia mengandung kelahiran anak dara dan akan melahirkan Yesus Kristus yang kedua. Abdomennya mulai membesar, demikian pula dengan para pendukung yang di sekitarnya. Ketika saat kelahiran tsb tiba dan berlalu, tidak lama kemudian ia meninggal. Hasil otopsi menyatakan, bahwa kandungan tsb tidaklah benar.[8]

William Miller, pendiri Gerakan Akhir Jaman yang disebut Millerisme, menyatakan hasil studinya: kedatangan Kristus kedua akan terjadi antara th 1843-1844. Hujan meteor yang spektakuler th 1833 memberi motivasi terhadap golongan ini. Antisipasi tsb berlanjut sampai tg 21 Maret 1844, ketika 1 tahun yg ditetapkan oleh Miller sudah berlalu.[9]

Sebagian pengikut Miller menetapkan tanggal lainnya, yakni 22 Okt 1844. Namun, tanggal tsb juga gagal, dan membuat gerakan tsb hancur.[10]

Mantan pengikut Miller, Charles Taze Russell meramalkan kedatangan Kristus yang tidak kelihatan terjadi pada th 1874.[11] Russell meramalkan pengangkatan terjadi pada th 1910, yang diikuti dengan akhir dunia ini yakni th 1914. Kemudian th 1914 ditafsirkan sebagai kedatangan Kristus yang tidak kelihatan. Ramalan ini juga ternyata cuma ‘dongeng’ belaka.

Sejak th 1910, pemunculan kembali komet Halley[12], oleh sebagian orang dianggap sebagai indikasi dari kedatangan Tuhan yang kedua. Bumi akan berlalu melalui ekor komet tsb. Seorang pengusaha menggunakan kesempatan tsb untuk bisnisnya dengan menjual pil komet yang di-klaim dapat melindungi orang-orang dari efek racun gas komet Halley.

Menurut ramalan kelompok ‘Saksi-Saksi Yehovah’, th 1914 adalah dimulainya perang Harmagedon. Mereka menghitung th 1914 dari nubuat kitab Daniel 4 yang menyebutkan bilangan ‘7 kali’. Mereka menafsirkan kata ‘kali’ sama dengan 360 hari, sehingga totalnya 2520 hari, yang kemudian disamakan dengan 2520 th yang dihitung awalnya dari th 607 SM.[13] Hasilnya adalah th 1914. Jadi, th 1914 disebut Russel sebagai akhir dunia. Namun setelah ramalan tsb tidak terjadi, ia mengatakan, bahwa malaikat Michael telah menaklukkan Setan di Sorga.

Th 1914, 1918, 1920, 1925, 1941, 1975 dan 1994 adalah tahun-tahun ramalan kiamat oleh kelompok Saksi-Saksi Yehovah. Th 1975 adalah tahun yang dihitung dari ulang tahun ke-6000 dari penciptaan Adam di Taman Eden yakni pada th 4026 SM.[14] Mereka menafsirkan Mazmur 90:10 dengan menentukan usia satu generasi adalah 80 th. Jika dihitung dari th 1914 ditambah 80 th, maka th 1994 akan terjadi Harmagedon.[15]

Pada April 1957, majalah The Watchtower mengutip seorang Pendeta dari California, Mihran Ask, sbb, “Harmagedon akan melanda dunia pada waktu di antara tgl 16 dan 23 April 1957. Jutaan orang akan binasa dalam apinya dan tanah akan hangus.”[16]

Pada th 1960, Piazzi Smyth, seorang astronomer kerajaan Skotlandia, menulis buku pada th 1860 yang berjudul “Our Inheritance in the Great Pyramid”. Buku inilah yang menyebarkan kepercayaan pyramidology ke seluruh dunia yang meyakini bahwa ada rahasia-rahasia tersembunyi di dalam dimensi piramida-piramida besar. Smyth menkonklusikan dari risetnya bahwa kerajaan 1000 th akan dimulai sebelum akhir th 1960. [17]

Hal Lindsey[18], berdasarkan nubuat kristiani, astronomi, dan sedikit ekologi fatalistic, pernah mendeklarasikan saat ‘pengangkatan’ (rapture) terjadi sblm 31 Desember 1981. Penetapan tanggal tsb adalah berdasarkan perhitungan 1 generasi setelah terbentuknya Negara Republik Israel. Ia juga membuat referensi kepada ‘Effect Yupiter’, penjajaran planet-planet yang terjadi setiap 179 tahun yang berakibat banyak gempa bumi dan pembangkit tenaga nuklir meleleh.

Lalu muncul lagi ramalan tentang kiamat yang akan terjadi pada th 1982,[19] ketika planet-planet tersusun berjajar yang menghasilkan kekuatan magnetic, dan berakibat Harmagedon di bumi ini. Berita tsb adalah konklusi dari John Gribbin, editor ilmu pengetahuan dari majalah ‘Nature’ dan Stephen Plagemann dari Nasa Goddard Space Center di Maryland.

Para ilmuwan menunjuk pada kejadian yang unik akan terjadi di tata surya th 1982. Pada tahun itu, kata mereka, 9 planet akan berada di satu sisi yang sama dengan matahari. Hal tsb terjadi setiap 179 th, namun pada th 1982, 9 planet tidak hanya berada di satu sisi dengan matahari tetapi di dalam penjajaran yang sempurna.

“Newsweek’ menghubungkan situasi tsb sebagai ‘ramalan apocalyptic’. Di dalam buku “The Jupiter Effect’, mereka menjelaskan: seperti bulan dengan gaya tarik gravitasinya mengakibatkan efek pada gelombang laut di bumi, demikian pula planet-planet lain saling memberi akibat, khususnya Yupiter yang ukurannya sangat besar. Kejadian tsb akan berakibat gempa bumi yang sering terjadi. Menurut para ilmuwan itu, kejadian tsb akan berakibat 8 hal:

1. Aktifitas magnetik matahari yang terganggu.

2. Lapisan ionosfir bumi berubah.

3. Komunikasi radio dan TV terganggu.

4. Terjadi efek kilat yang aneh dari cahaya udara.

5. Ada perubahan besar di pola angin.

6. Pola curah hujan dan suhu berubah.

7. Rotasi bumi dan panjangnya hari-hari berubah.

8. Banyak gempa bumi terjadi.

Pada th 1982, kelompok yang bernama “Tara Centers” membuat iklan satu lembar penuh di surat-surat kabar besar pada akhir pekan 24-25 April 1982. Iklan tsb menuliskan, “Sekarang Kristus ada di sini!” Mereka meramalkan Kristus akan membuat diriNya dikenal orang-orang di dalam waktu 2 bulan. Namun, setelah hari tsb berlalu dan tidak terjadi apa-apa, mereka berkilah, bahwa penundaan kiamat terjadi karena “kesadaran umat manusia belum benar….”[20]

Pada th 1986, Moses David pendiri sekte The Children of God meramalkan, bahwa pertempuran Harmagedon akan terjadi pada th 1986. Rusia akan mengalahkan Israel dan USA. Diktator komunis sedunia akan ditegakkan. Pada th 1993, Kristus akan datang kembali.[21]

David Koresh di Waco Texas, pada th 1992, mengubah nama komunitasnya dari Mount Carmel menjadi Ranch Apocalypse, karena keyakinannya bahwa pertempuran Harmagedon akan dimulai di perkampungan David. Bagi mereka, kiamat akan terjadi pada th 1995. Namun, setelah 51 hari masa penantian, 76 anggota mereka mati membakar diri pada tg 10 April 1993,

Kelompok lain dari Korea yang menamakan diri ‘Misi untuk hari-hari kedatangan’ menafsirkan tg 28 Okt 1992 sebagai hari ‘pengangkatan’. Peramalan dengan angka-angka (numerology) adalah dasar dari penetapan hari tsb. Beberapa hasil gambar kamera dari roh/hantu-hantu dianggap sebagai konfirmasi supernatural dari ramalan tsb.

Mereka berkata: 50 juta orang akan mati terkena gempa, 50 juta mati terkena gedung yang ambruk, 1,4 miliard mati karena perang dunia III dan 1,4 milyard mati karena harmagedon.

Dalam traktat itu tertulis juga, “Sebagian orang berargumentasi bahwa tidak ada orang yang tahu tentang hari kedatangan Yesus kedua karena Alkitab berkata bahwa Dia akan datang seperti pencuri. Akan tetapi, berjagalah, karena Dia akan datang seperti pencuri hanya bagi mereka yang hidup dalam kegelapan, dan bukan bagi mereka yang hidup di dlm terang.[22]

Aum Shinri Kyo (=kebenaran tertinggi), suatu sekte agama Jepang dengan 3000 anggota yang berlokasi di gunung Fuji mengatakan, bahwa kiamat akan terjadi pada th 1997.[23]

Pada 20 Oktober 1997, satu kelompok Yahudi, “The Temple Mount and Land of Israel Faithful Movement” diharapkan untuk menempatkan batu penjuru dari Bait Allah Yerusalem yang mau didirikan oleh sebagian masyarakat Yahudi. Daerah tsb diklaim sebagai daerah yang paling suci bagi kaum Yahudi dan Moslem. Masa ‘tribulasi’ akan dipicu oleh kejadian tsb.

Usaha pertama gagal karena pencegahan dari pihak kepolisian. Ada laporan yg mengatakan, bahwa mereka berusaha untuk mengangkat batu penjuru tsb dengan helikopter. Pada tg 20 oktober, beberapa ribu polisi disebar di Yerusalem; dan mereka dapat menghalangi rencana kelompok tsb untuk masuk ke gunung Bait Allah.[24]

Pada th 1997, Michael Drosnin, dalam bukunya The Bible Code, menyatakan, bahwa berdasarkan algorithma Bible Code, suatu asteroid atau komet akan menabrak bumi.

Suatu sekte Taiwan yang berada di luar Garland Texas meramalkan kedatangan Kristus pada tg 31 Maret 1998. Heng-ming Chen, pemimpin mereka, mengumumkan, bahwa Allah akan datang dan kemudian mengundang para anggotanya untuk masuk UFO. Setelah ramalan tidak terjadi, Heng ming Chen meramalkan, bahwa Allah akan muncul di setiap channel 18 di stasiun TV dunia. Tetapi yang terjadi kemudian, jaringan Playboy yang memakai channel tsb.

Apocalypse 2012

Ramalan tentang apocalypse 2012 ini bersumber pada bangsa Maya Kuno yang hidup pada awal milenium pertama Masehi di Mesoamerika (Meksiko Utara-Honduras). Reruntuhan kota mereka ditemukan th 1839 oleh seorang ahli hukum USA,. Populasi mereka pada waktu lalu diperkirakan sekitar 5-14 juta orang yang bermukim di Meksiko Selatan, Guatemala dan Belize.

Menurut Carl Johan Calleman, Ph.D., bangsa Maya Kuno dikenal ahli dalam astronomi dan matematika. Merekalah yang pertama kali menggunakan angka nol. Kalendar Tzolkin adalah salah satu kalendar yang terpenting dari suku Maya yang dipelajari oleh beberapa ahli modern.

Simbol-simbol Tzolkin (=kalendar suci suku Maya kuno) dipahat di hiasan batu dari pyramid dan monumen-monumen yang terukir, namun sebenarnya tidak ada satu pahatanpun yang bisa

disebut sebagai kalendar. Gambar yang biasa ditunjukkan adalah Aztec Sun Stone (batu matahari Aztec), bukan kalendar suku Maya

Masyarakat Maya kuno menggunakan buku-buku, terbuat dari kulit kayu yang dibentuk dengan gaya accordian yakni lipatan daun-daun, yang menjadi catatan dari air surut dan arus energi waktu yang disebut ‘codex’. Semua buku tsb dibakar selama penaklukan Spanyol yang dipimpin oleh Cortez dan bishop-bishop Katolik yang menyertainya pada th 1519 M. Hanya 4 dari buku-buku Maya tsb yang masih ada sampai sekarang ini.

Menurut Lawrence E. Joseph, penulis buku “Apocalypse 2012”: masyarakat Maya kuno terobsesi dengan waktu sehingga mereka membuat minimal 20 kalendar, disesuaikan dengan berbagai siklus (mulai dari kehamilan hingga panen, bulan hingga Venus). Penghitungan

orbitnya sangat akurat dengan selisih hanya 1 hari setiap 1000 th (8.760.000 hari). Jadi, angka ketidak-akuratan per-jam adalah 0,000003.

Kalendar suci bangsa Maya kuno (=Tzolkin) disebut sebagai pintu memasuki pemikiran suatu peradaban sangat maju di dunia Barat sebelum kedatangan bangsa-bangsa Eropa. Menurut sebagian astronom, astronomi Maya Kuno adalah prestasi intelektual yang menakjubkan, setara dengan geometri Mesir kuno dan filosofi Yunani. Beberapa orang malah percaya, bahwa kalendar berusia 2000 th itu lebih akurat dibanding dengan kalendar Gregorian yang digunakan sejak th 1582 M.

Seorang penulis New Age Movement[25] mengatakan, bahwa menurut kalendar Maya, kiamat akan terjadi tg 22 Desember 2012. Kalendar Maya mempunyai pembagian waktu sbb.: satu bulan terdiri dari 20 hari, 1 tahun=360 hari, Katun=7200 hari dan Baktun=144.000 hari. Kalendar mereka dimulai pada tg 13 Augustus 3114 SM dengan lahirnya Venus. Dunia akan berakhir pada siklus 13 bactun. Akhir jaman akan terjadi dekat dengan titik balik matahari pada musim dingin th 2012.

Tg 21 Des: peradaban bangsa Maya kuno menyelesaikan putaran b’ak’tun ke-13 yg dimulai tg 11 Aug 3114 SM. Namun, signifkansi dari akhir periode ini tidaklah jelas karena tercatat dlm inskripsi yg tidak komplit (yang tercatat di Monumen 6 Tortuguero). Catatan tsb juga terpahat di dinding-dinding inskripsi kuil di Palenque. Tanggal ini menjadi utama dalam sinkretisme agama dalam New-Age Mayaisme.

23 Desember adalah tanggal alternatif untuk penggenapan putaran ke-13 dari b’ak’tun dlm kelendar Maya. Para astronom Maya memberi pertanda, yakni: 21 Desember 2012 akan menjadi kelahiran jaman baru. Masa itu paling sakral juga paling berbahaya dlm sejarah bumi.

Tanggal tsb adalah titik balik musim dingin tahunan ketika belahan Utara bumi berada di titik paling jauh dari matahari sehingga siang sangat pendek. Pada tanggal itu, tata surya dengan matahari sebagai pusatnya akan menutupi pemandangan titik pusat Bimasakti dari bumi. Para astronom Maya Kuno menganggap titik pusat ini sbg rahim Bimasakti (tempat terciptanya bintang-bintang dalam Galaksi).

Saat ini, para ahli Barat menduga, bahwa lobang hitam, yg berada tepat di pusat itulah yg menyedot masa, energi dan waktu yg menjadi bahan baku penciptaan bintang masa depan. Untuk pertama kali dalam 26 ribu tahun, energi yang mengalir ke bumi dari titik pusat Bimasakti akan sangat terganggu pada tg 21 Desember 2012 pk. 11.11 malam.

Semua itu karena guncangan kecil pada rotasi bumi. Bangsa Maya yakin, sesingkat apapun terputusnya pancaran dari pusat galaksi akan merusak keseimbangan mekanisme vital bumi dan tubuh semua mahluk, termasuk manusia.

Spekulasi Geophysica dan Kosmologi

John Major dkk[26] percaya bahwa penjajaran planet-planet akan muncul ketika matahari terbit di atas horison pada tg 21 Des 2012, saat mana matahari akan terbit di tengah Galaxi Milky Way, sehingga berakibat penjajaran antara bumi, matahari dan pusat galaksi. Ditafsirkan bahwa kejadian tsb akan berakibat berbagai perubahan di bumi.

Ada teori tentang planet yang tidak diketahui namanya, terkadang disebut ‘planet x’ atau Nibiru. Planet tsb berorbit aneh dan memasuki solar system setiap 3600 tahun. Nibiru akan kembali pada th 2012 yang menyebabkan banyak masalah.[27]

Skenario lainnya berkata, bahwa akan ada perubahan/pergeseran kutub-kutub magnetic bumi yang berakibat bumi mudah terkena radiasi yang menyakitkan dari matahari.[28] Menurut NASA, perubahan kutub magnetic tidak muncul pada hari atau tahun tertentu, tetapi melewati rangkaian ribuan tahun. Kemudian, medan magnetic itu tidaklah musnah selama perputaran alamiah, tetapi menjadi lebih kompleks ketika membuat transisi.[29]

Spekulasi Metafisik

Th 2012 diramalkan oleh kepercayaan New Age menjadi tahun besar transformasi spiritual (apocalypse). Belum ada kesepakatan apakah 2012 akan menjadi akhir peradaban atau kemanusiaan akan lebih ditingkatkan levelnya.

Banyak sumber esoteric (yg hanya diketahui oleh beberapa orang tertentu saja) menafsirkan penggenapan dari putaran B’ak’tun yg ke-13 dari kalendar Maya akan terjadi pada tg 21 Des 2012 dan banyak perubahan besar akan terjadi di tatanan bumi. Sebagian penulis telah mencetak karya-2 yg membahas th 2012:


1. Pd th 1997, buku THE BIBLE CODE oleh Michael Drosnis menyatakan, bahwa berdasarkan algorithma Bible Code, suatu asteroid atau komet akan menabrak bumi.

2. Pada th 2006 terbit buku “The Return of Quetzalcoat” tulisan Daniel Pinchbeck. Sang penulis mendiskusikan berbagai teori tentang kemungkinan adanya kebangunan psychic (kekuatan batin) secara global yang berkaitan dengan th 2012 dan menciptakan suatu suasana yang disebut noosphere

3. Riley Martin menyatakan, bahwa aliens Biaviian akan datang dengan kapal besar ketika bumi mengalami transformasi pada th 2012.

4. Pada th 2007, Dannion Brinkley menulis buku berjudul “Secrets of the Light” yang melanjutkan buku sebelumnya “Saved By The Light” yang best seller. Ia menyatakan, bahwa pada th 2012 kemanusiaan akan mengalami transformasi mental dan spiritual yang belum pernah terjadi sebelumnya, bersamaan dengan pergolakan besar fisik yang akan terjadi di bumi.[30]

Bagaimanakah Sikap Umat Tuhan Menanggapi Berbagai Ramalan Tsb?

Sebagai umat yang percaya kepada kebenaran firman Tuhan, kita tidak perlu panik; karena tidak ada seorangpun yang tahu kapan kiamat itu akan terjadi (Mat. 24:36). Allah yang kita kenal di dalam nama Tuhan Yesus tetap menopang alam semesta ini dengan firmanNya (Ibr. 1:3). Dia selalu dalam kontrolNya terhadap sejarah manusia dan alam semesta. Sang Gembala yang baik selalu memelihara umatNya sampai melalui “lembah bayang-bayang maut sekalipun” (Mz. 23:4).

Di lain pihak, sebagai umatNya kita tidak boleh lengah dan santai. Bukankah 2000 th yll, Tuhan Yesus sudah memperingatkan umatNya agar mencontoh kelima gadis bijaksana yang membawa pelita dan minyak dalam buli-buli mereka ketika menyambut kedatangan sang mempelai pria pada waktu malam (Mat. 25:1-7).

Tuhan tidak pernah menjanjikan umatNya untuk memperoleh hidup yang tidak ada masalah dan kesulitan di dunia ini. Yang Tuhan janjikan adalah KEKUATAN di dalam menghadapi berbagai pengalaman yang Tuhan ijinkan terjadi di dalam hidup ini, seperti yang ditulis oleh rasul Paulus, Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku” (Fil. 4:13). Amin.



[1] Flavius Josephus, The Works of Josephus, New Updated Edition, 11th printing (USA: Hendrickson Publishers, Inc., 1995), book 20. Ch. 5, 1.

[2] Wikipedia, the free Encyclopedia: “Ultimate fate of the universe.”

[3] Ibid.

[4] Ibid.

[5] Philip Schaff, History of The Christian Church, vol. VII (Grand Rapids, MI: Wm. B. Eerdmans Publishing Co, 1995), 381.

[6] Wikipedia, the free Encyclopedia

[7] The New Book of Knowledge, vol. 11 (USA: Grolier Incorporated, 1995), “London’ by Dorothy Marshall, University College of South Wales.

[8] Wikipedia, the free Encyclopedia.

[9] Walter Martin, The Kingdom of the Cults (Minneapolis, MN: Bethany House Publishers, 1985), 412.

[10] Ibid., 413-14.

[11] Wikipedia, the free Encyclopedia

[12] Nama komet yang berekor ini diambil dari seorang astronomer Inggris yakni Edmund Halley (1656-1742). Ia menafsirkan, bahwa komet besar yang muncul th 1682 akan muncul lagi pada th 1758. Ketika ramalannya terbukti benar, maka komet yang muncul tsb diberi nama ‘Halley’ (The New Book of Knowledge, vol. 8, ‘Halley’).

[13] Tahun pada saat suku-suku pegunungan Yudea diserang oleh Nabopolassar bersama dengan putra mahkotanya (Nebukadnezzar) (Geoffrey W. Bromiley, ed, The International Standard Bible Encyclopedia, vol. 3 [Grand Rapids, MI: Wm. B. Eerdmans Publishing Co., 1992], s. v. “Nebuchadrezzar”).

[14] Padahal, tidak ada seorangpun yang tahu kapankah Adam & Hawa diciptakan.

[15] Wikipedia, the free Encyclopedia

[16] Wikipedia, the free Encyclopedia

[17] Ibid.

[18] Hal Lindsey dikenal dengan bukunya “The Late Great Planet Earth” (Grand Rapids, MI: Zondervan Publishing House, 1970).

[19] ‘Newsweek’, bagian ilmu pengetahuan, 16 September 1974.

[20] Wikipedia, the free Encyclopedia

[21] Ibid.

[22] Wikipedia, the free Encyclopedia

[23] Ibid.

[24] Wikipedia, the free Encyclopedia

[25] New Age Movement adalah kebangkitan kembali agama-agama Timur Kuno (Hinduisme, Budhisme, dan ocultisme) pada jaman sekarang ini dan diberi ‘jubah’ seperti ilmu pengetahuan.

[28] (2009). Nostradamus 2012 [video presentation]. The History Channel.

[30] Brinkley, Dannion. (2007) Secrets of the Light. New York: Harper One.

Kearifan Emas

Posted by Unknown on Jumat, 30 Oktober 2009 , under | komentar (0)



Seorang pemuda mendatangi Zun-Nun dan bertanya, "Guru, saya tak mengerti mengapa orang seperti Anda mesti berpakaian apa adanya, amat sangat sederhana. Bukankah di masa seperti ini berpakaian sebaik-baiknya amat diperlukan, bukan hanya untuk penampilan melainkan juga untuk banyak tujuan lain?"


Sang guru hanya tersenyum. Ia lalu melepaskan cincin dari salah satu jarinya lalu berkata, "Sobat muda, akan kujawab pertanyaanmu, tetapi terlebih dahulu lakukan satu hal untukku. Ambillah cincin ini dan bawalah ke pasar di seberang sana. Bisakah kamu menjualnya seharga satu keping emas?" read more

Melihat cincin Zun-Nun yang kotor, pemuda tadi merasa ragu. "Satu keping emas? Saya tidak yakin cincin ini bisa dijual seharga itu."

"Cobalah dulu, sobat muda. Siapa tahu kamu berhasil."

Pemuda itu pun bergegas ke pasar. Ia menawarkan cincin itu kepada pedagang kain, pedagang sayur, penjual daging dan ikan, serta kepada yang lainnya. Ternyata, tak seorang pun berani membeli seharga satu keping emas. Mereka menawarnya hanya satu keping perak. Tentu saja pemuda itu tak berani menjualnya dengan harga satu keping perak. Ia kembali ke padepokan Zun-Nun dan melapor, "Guru, tak seorang pun berani menawar lebih dari satu keping perak."

Zun-Nun sambil tetap tersenyum arif berkata, "Sekarang pergilah kamu ke toko emas di belakang jalan ini. Coba perlihatkan kepada pemilik toko atau tukang emas di sana. Jangan buka harga, dengarkan saja bagaimana ia memberikan penilaian."

Pemuda itu bergegas pergi ke toko emas yang dimaksud. Ia kembali kepada Zun-Nun dengan raut wajah yang lain. Ia kemudian melapor, "Guru, ternyata para pedagang di pasar tidak tahu nilai sesungguhnya dari cincin ini. Pedagang emas menawarnya dengan harga seribu keping emas. Rupanya nilai cincin ini seribu kali lebih tinggi daripada yang ditawar oleh para pedagang di pasar."

Zun-Nun tersenyum simpul sambil berujar lirih, "Itulah jawaban atas pertanyaanmu tadi sobat muda. Seseorang tak bisa dinilai dari pakaiannya. Hanya ‘para pedagang sayur, ikan dan daging di pasar' yang menilai demikian. Namun tidak bagi ‘pedagang emas'."

"Emas dan permata yang ada dalam diri seseorang, hanya bisa dilihat dan dinilai jika kita mampu melihat ke k edalaman jiwa. Diperlukan kearifan untuk menjenguknya. Dan itu butuh proses.Kita tak bisa menilainya hanya dengan tutur kata dan sikap yang kita dengar dan lihat sekilas. Seringkali yang disangka emas ternyata loyang dan yang kita lihat sebagai loyang ternyata emas."

sumber : Agustinus Cahyana - Komunitas Doa & Inspirasi Batin

Mencintaimu Segenap Jiwa dan Ragaku

Posted by Unknown on , under | komentar (0)



Di sebuah kota di California, tinggal seorang anak laki-laki berusia tujuh tahun yang bernama Luke. Luke gemar bermain bisbol. Ia bermain pada sebuah tim bisbol di kotanya yang bernama Little League. Luke bukanlah seorang pemain yang hebat. Pada setiap pertandingan, ia lebih banyak menghabiskan waktunya di kursi pemain cadangan. Akan tetapi, ibunya selalu hadir di setiap pertandingan untuk bersorak dan memberikan semangat saat Luke dapat memukul bola maupun tidak.

Kehidupan Sherri Collins, ibu Luke, sangat tidak mudah. Ia menikah dengan kekasih hatinya saat masih kuliah. Kehidupan mereka berdua setelah pernikahan berjalan seperti cerita dalam buku-buku roman. Namun, keadaan itu hanya berlangsung sampai pada musim dingin saat Luke berusia tiga tahun. Pada musim dingin, di jalan yang berlapis es, suami Sherri meninggal karena mobil yang ditumpanginya bertabrakan dengan mobil yang datang dari arah berlawanan. Saat itu, ia dalam perjalanan pulang dari pekerjaan paruh waktu yang biasa dilakukannya pada malam hari. read more

"Aku tidak akan menikah lagi," kata Sherri kepada ibunya. "Tidak ada yang dapat mencintaiku seperti dia". "Kau tidak perlu meyakinkanku," sahut ibunya sambil tersenyum. Ia adalah seorang janda dan selalu memberikan nasihat yang dapat membuat Sherri merasa nyaman. "Dalam hidup ini, ada seseorang yang hanya memiliki satu orang saja yang sangat istimewa bagi dirinya dan tidak ingin terpisahkan untuk selama-lamanya. Namun jika salah satu dari mereka pergi, akan lebih baik bagi yang ditinggalkan untuk tetap sendiri daripada ia memaksakan mencari penggantinya."

Sherri sangat bersyukur bahwa ia tidak sendirian. Ibunya pindah untuk tinggal bersamanya. Bersama-sama, mereka berdua merawat Luke. Apapun masalah yang dihadapi anaknya, Sherri selalu memberikan dukungan sehingga Luke akan selalu bersikap optimis. Setelah Luke kehilangan seorang ayah, ibunya juga selalu berusaha menjadi seorang ayah bagi Luke.

Pertandingan demi pertandingan, minggu demi minggu, Sherri selalu datang dan bersorak-sorai untuk memberikan dukungan kepada Luke, meskipun ia hanya bermain beberapa menit saja. Suatu hari, Luke datang ke pertandingan seorang diri. "Pelatih", panggilnya. "Bisakah aku bermain dalam pertandingan ini sekarang? Ini sangat penting bagiku. Aku mohon?"

Pelatih mempertimbangkan keinginan Luke. Luke masih kurang dapat bekerja sama antar pemain. Namun dalam pertandingan sebelumnya, Luke berhasil memukul bola dan mengayunkan tongkatnya searah dengan arah datangnya bola. Pelatih kagum tentang kesabaran dan sportivitas Luke, dan Luke tampak berlatih ekstra keras dalam beberapa hari ini.

"Tentu," jawabnya sambil mengangkat bahu, kemudian ditariknya topi merah Luke. "Kamu dapat bermain hari ini. Sekarang, lakukan pemanasan dahulu." Hati Luke bergetar saat ia diperbolehkan untuk bermain. Sore itu, ia bermain dengan sepenuh hatinya. Ia berhasil melakukan home run dan mencetak dua single. Ia pun berhasil menangkap bola yang sedang melayang sehingga membuat timnya berhasil memenangkan pertandingan.

Tentu saja pelatih sangat kagum melihatnya. Ia belum pernah melihat Luke bermain sebaik itu. Setelah pertandingan, pelatih menarik Luke ke pinggir lapangan. "Pertandingan yang sangat mengagumkan," katanya kepada Luke. "Aku tidak pernah melihatmu bermain sebaik sekarang ini sebelumnya. Apa yang membuatmu jadi begini?"

Luke tersenyum dan pelatih melihat kedua mata anak itu mulai penuh oleh air mata kebahagiaan. Luke menangis tersedu-sedu. Sambil sesenggukan ia berkata, "Pelatih, ayahku sudah lama sekali meninggal dalam sebuah kecelakaan mobil. Ibuku sangat sedih. Ia buta dan tidak dapat berjalan dengan baik akibat kecelakaan itu. Minggu lalu... Ibuku meninggal." Luke kembali menangis.

Kemudian Luke menghapus air matanya, dan melanjutkan ceritanya dengan terbata-bata, "Hari ini... hari ini adalah pertama kalinya kedua orangtuaku dari surga datang pada pertandingan ini untuk bersama-sama melihatku bermain. Dan aku tentu saja tidak akan mengecewakan mereka...". Luke kembali menangis terisak-isak.

Sang pelatih sadar bahwa ia telah membuat keputusan yang tepat dengan mengizinkan Luke bermain sebagai pemain utama hari ini. Sang pelatih yang berkepribadian sekuat baja, tertegun beberapa saat. Ia tidak mampu mengucapkan sepatah katapun untuk menenangkan Luke yang masih menangis. Tiba-tiba, baja itu meleleh. Sang pelatih tidak mampu menahan perasaannya sendiri, air mata mengalir dari kedua matanya, bukan sebagai seorang pelatih, tetapi sebagai seorang anak.

Sang pelatih sangat tergugah dengan cerita Luke. Ia sadar bahwa dalam hal ini, ia belajar banyak dari Luke. Bahkan seorang anak berusia 7 tahun berusaha melakukan yang terbaik untuk kebahagiaan orangtuanya, walaupun ayah dan ibunya sudah pergi selamanya. Luke baru saja kehilangan seorang Ibu yang begitu mencintainya.

Sang pelatih sadar, bahwa ia beruntung ayah dan ibunya masih ada. Mulai saat itu, ia berusaha melakukan yang terbaik untuk kedua orangtuanya, membahagiakan mereka, membagikan lebih banyak cinta dan kasih untuk mereka. Dia menyadari bahwa waktu sangat berharga, atau ia akan menyesal seumur hidupnya.

Hikmah yang dapat kita renungkan dari kisah Luke yang HANYA berusia 7 TAHUN :

Mulai detik ini, lakukanlah yang terbaik untuk membahagiakan ayah dan ibu kita. Banyak cara yang bisa kita lakukan untuk ayah dan ibu, dengan mengisi hari-hari mereka dengan kebahagiaan. Sisihkan lebih banyak waktu untuk mereka. Raihlah prestasi dan hadapi tantangan seberat apapun, melalui cara-cara yang jujur untuk membuat mereka bangga dengan kita. Bukannya melakukan perbuatan-perbuatan tak terpuji yang membuat mereka malu.

Kepedulian kita pada mereka adalah salah satu kebahagiaan mereka yang terbesar. Bahkan seorang anak berusia 7 tahun berusaha melakukan yang terbaik untuk membahagiakan ayah dan ibunya. Bagaimana dengan Anda?

Sumber: Gifts From The Heart for Women - Karen Kingsbury

BUANG SEMUA KEKUATIRAN

Posted by Unknown on , under | komentar (0)



“Kekuatiran dalam hati membungkukkan orang, tetapi perkataan yang baik menggembirakan dia.” Amsal 12:25

Saat ini kekuatiran melanda banyak orang. Macam-macam hal yang dikuatirkan : ekonomi keluarga, studi, pasangan hidup atau masa depan. Apalagi banyak informasi dari berbagai media tentang keadaan yang semakin memprihatinkan seperti konflik antarnegara yang tidak kunjung usai, bencana alam, wabah penyakit dan juga krisis ekonomi global. Sangatlah manusiawi bila semua orang semakin kuatir dalam menjalani hidup ini.

Sebenamya perasaan kuatir itu muncul bukan akibat besar kecilnya masalah atau tantangan yang dihadapi, melainkan ketika orang cenderung mengandalkan kekuatan diri sendiri. Kekuatiran itu sendiri merupakan kegagalan seseorang dalam menghadapi tantangan sebelum melakukan peperangan. Rasa kuatir ini tidak hanya dialami orang dunia saja, orang Kristen pun mengalami hal yang sama, seolah-olah tidak ada pengharapan. Firman-Nya jelas menyatakan bahwa Tuhan menjamin masa depan anak-anakNya yang senantiasa bersandar dan berharap kepada Dia, “Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang.” (Amsal 23:18). Ingat! Kekuatiran merupakan celah dalam kehidupan kita yang memberikan kesempatan kepada kuasa jahat untuk menggagalkan dan menghancurkan kita. read more

Di tengah dunia yang makin sulit dan penuh tantangan ini kita harus makin sungguh-sungguh melekat pada Tuhan dan tekun tinggal dalam Dia. Jadi, “Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.” (1 Petrus 5:7). Bunga bakung saja yang tidak bekerja dan memintal didandani Tuhan sedemikian rupa walaupun hari ini ada dan esok dibuang. Apalagi kita, ciptaan paling mulia di antara segala ciptaan-Nya yang adalah biji mata Tuhan sendiri. Seberat apa pun pencobaan kita, percayalah semuanya itu tidak melebihi kekuatan kita, justru semakin menguatkan otot-otot iman kita kepada Tuhan karena Dia sanggup menolong dan memberkati kita dengan cara-Nya yang ajaib. “Seperti tingginya langit dan bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu.” (Yesaya 55:9).

Jangan kuatir, apalagi menyerah pada keadaan, karena ada Yesus yang senantiasa menyertai dan memelihara hidup kita sampai akhir zaman!

sumber : Agustinus Cahyana - Komunitas Doa & Inspirasi Batin

Tiap Hari Adalah Istimewa

Posted by Unknown on , under | komentar (0)



Kakak iparku membuka laci lemari pakaian kakakku yang paling bawah, lalu mengambil sesuatu terbungkus tissue putih dan mengulurkannya kepadaku sambil berkata: “Ini pakaian dalam yang sangat spesial.”

Kubuka bungkusan itu, dan kutemukan sebuah pakaian dalam yang sangat menawan, lembut, terbuat dari sutera, disulam tangan, dengan tali sangat lembut. Tag harga masih tertempel, dengan kode-kode penjualannya yang rumit.

“Jane membelinya 8 atau 9 tahun yang lalu, dan belum pernah memakainya.Katanya ia ingin memakainya untuk suatu kesempatan yang sangat istimewa.Yah, rasanya inilah hari yang istimewa itu,” kata kakak iparku lemah. read more

Ia mengambil pakaian dalam itu dari tanganku, dan meletakkannya di tas tempat tidur, bersama dengan pakaian lainnya yang kami persiapkan untuk dibawa ke rumah duka.Ia memegang pakaian dalam itu sejenak, dan dengan tiba-tiba ia menutup laci tersebut keras-keras sambil berkata keras padaku: “Jangan pernah menyimpan sesuatu yang istimewa untuk kesempatan istimewa. Hidupmu tiap hari adalah istimewa.”

Aku terus ingat kata-kata tersebut sepanjang upacara pemakaman dan hari-hari sesudahnya. Saya membantu dia dan keponakan-keponakan saya untuk melewati hari-hari berkabung setelah kematian kakakku yang mendadak. Aku juga terus memikirkan mereka sepanjang penerbanganku kembali ke California dari kota Midwestern di mana kakakku tinggal. Aku juga memikirkan hal-hal yang belum sempat didengar, dilihat atau dikerjakan oleh almarhum kakakku.

Aku juga memikirkan hal-hal yang sudah ia kerjakan tanpa menyadari Bahwa hal-hal tersebut sungguh sangat spesial. Aku terus memikirkan kata-kata kakak iparku, dan sepertinya kata-kata yang ia ucapkan saat hatinya penuh duka tersebut telah mengubah hidupku.

Mendadak sepertinya aku telah membaca sedemikian banyak buku tetang kehidupan.Aku lalu memandang ke luar jendela dan menikmati pemandangan udara yang indah, tanpa pusing lagi memikirkan bagaimana kebun kesayanganku yang telah kutinggal pergi beberapa hari.

Sesampai di rumahku sendiri,aku lalu menyempatkan diri untuk lebih Banyak berkumpul dengan keluargaku dan teman-temanku, dan langsung mengurangi kegiatan rapat-rapatku.

Apabila diperlukan, hidup ini semestinya dipenuhi pola-pola untuk pengalaman tentang kenikmatan, dan bukan pertahanan serta beban. Sekarang saya mencoba untuk memperhitungkan waktu dengan lebih teliti dan mensyukurinya.

Aku tidak “menyimpan” sesuatu. Kami bahkan menggunakan chinawares (piring-piring buatan cina) dan koleksi kristal kami setiap hari, tanpa menunggu ada pesta, ada tamu atau lainnya. Ketika kami kehilangan uang, ketika kran air bocor, ketika bunga camelia kami mekar, adalah saat-saat yang kami istimewakan.

Saya pergi ke pasar memakai pakaian yang indah, jika memang sedang ingin. Semua kami lakukan tanpa rasa sayang yang berlebihan terhadap barang-barang tersebut. Teorinya, kalau saya kelihatan lebih berada daripada orang-orang di sekitarku, saya juga akan menjadi tidak pelit terhadap diriku sendiri.

Saya tidak hanya memakai parfum kalau pergi ke pesta.Pelayan di toko bangunan, tukang sayur di pasar, teller di bank, dan teman-temanku di pesta, memiliki hidung yang berfungsi sama. Kata-kata “suatu hari kelak” ataupun “hari-hari ini”, mempunyai makna yang sama bagi saya. Jika ada hal-hal yang layak didengar, ditonton, dibaca atau dikerjakan, saya akan berusaha mendengar, menonton,membaca atau mengerjakannya sekarang juga.

Saya tidak tahu apa kira-kira yang akan almarhum kakakku lakukan apabila ia tahu bahwa keesokan harinya (”besok” adalah kata-kata yang tidak pernah kita bayangkan akan tidak terjadi) ia sudah tidak akan ada lagi di dunia ini. Mungkin ia akan menelpon seluruh keluarganya dan beberapa teman dekatnya, mungkin ia akan menelpon teman-teman lamanya dan meminta maaf akan kesalahan-kesalahan yang ia lakukan di masa lalu. Saya bahkan juga membayangkan bahwa ia justru akan pergi ke sebuah restoran cina yang sangat ia sukai.

Tapi semua itu hanya perkiraanku saja. Kita tidak pernah tahu.

Hal-hal tersebut pasti akan membuat aku marah bila belum dapat saya lakukan padahal saya tidak memiliki waktu lagi. Marah karena selama ini saya selalu menunda pertemuan-pertemuan dengan teman-teman baik saya, meskipun Saya sangat ingin berjumpa dengan mereka.

Marah, karena selama ini saya jarang membalas surat-surat yang saya terima. Marah dan menyesal karena selama ini saya jarang sekali mengatakan pada isteri dan anak-anakku, betapa Saya menyayangi mereka. Kini saya selalu mengusahakan untuk tidak menunda atau menahan hal-hal yang sekiranya akan menambah keceriaan, kesulitan atau kesedihan dalam hidup ini. membuat saya tertawa.

Dan setiap pagi, begitu saya membuka mata, saya katakan pada diri saya sendiri, bahwa hari itu adalah hari yang spesial. Setiap hari, setiap menit, setiap nafas, adalah benar-benar anugerah yang indah dari Tuhan.

Jika anda menerima mail ini, pasti karena ada orang yang peduli dan sayang kepada anda.

Jika anda selama ini terlalu sibuk, cobalah berhenti sejenak.

Sempatkan beberapa menit saja memikirkan orang-orang yang dekat di hati anda, teman-teman yang telah memberikan warna pada hidup anda, guru, pembimbing, siapapun.

Kalau perlu, forward email ini kepada mereka, just to show that you care.

“Good friends must always hold hands, but true friends do not need to hold hands because they know the other hand will always be there.”

By Ann Wells (Los Angeles Times)

sumber : Komunitas Doa & Inspirasi Batin

Menegur dengan Kasih

Posted by Unknown on , under | komentar (0)



Yang dimaksud dengan menegur adalah memberi teguran, menasehati, mendidik dan mengingatkan. Sikap orang dalam menerima teguran bermacam-macam. Ada yang menerima dengan senang hati, ada yang biasa-biasa saja, ada yang mengiyakan hanya untuk mempercepat proses pembicaraan, ada yang menolak dengan tegas, ada yang berkelit, bahkan ada yang tersinggung dan marah, serta masih banyak lagi reaksi lainnya.

Beberapa kebenaran yang perlu kita ketahui saat menegur orang lain:

1. Menegur haruslah dilandasi dengan kasih. Memang terdapat resiko orang yang ditegur menjadi tidak menyukai kita, tetapi kalau memang ia perlu ditegur, tegurlah!

Mengasihi bukan berarti harus selalu setuju, harus selalu mengiyakan, harus selalu tersenyum manis. Untuk mengasihi diperlukan teguran yang dibungkus dengan kejujuran dan keterusterangan, tanpa pura-pura. read more

Menegur yang dilandasi oleh kasih akan menutupi pelanggaran orang tersebut. Orang yang ditegur dengan kasih akan lebih mudah menerima teguran yang ditujukan kepadanya dan akibatnya kemungkinan untuk yang bersangkutan berubah menjadi lebih besar. Sebaliknya bila kita menegur dengan tidak berlandaskan kasih, hasilnya adalah pertengkaran. Pertengkaran bukanlah tujuan akhir yang ingin kita capai.

2. Menegur haruslah dengan hikmat. Hikmat akan membantu kita untuk memberi teguran yang tepat. Hikmat di sini berarti meliputi teknik, cara, kata-kata, waktu, tempat, serta situasi dan kondisi untuk penyampaian teguran yang tepat.

3. Hasil dari menegur dengan menggunakan hikmat akan berbuah manis. Awalnya mungkin terdapat gesekan, bahkan mungkin dapat menciptakan konflik dengan yang bersangkutan. Namun, kita tetap perlu mengambil resiko ini.

4. Jangan menahan teguran karena takut terhadap resiko gesekan dan konflik.
Salah satu bentuk kasih adalah teguran yang berhikmat. Saat kita tidak melakukan hal ini, kita berarti tidak takut pada Tuhan. Tidak takut pada Tuhan berarti dosa. Jangan takut menegur bila memang diperlukan!

Lalu bagaimana menegur dengan menggunakan hikmat?
1. Menegur dengan lemah lembut. Kelemahlembutan merupakan salah satu buah Roh yang diperlukan (Galatia 5:23). Lemah lembut bukan berarti lemah atau plin-plan. Lemah lembut merupakan sikap hati yang mau mengerti kondisi dan keterbatasan orang lain.

2. Mengetahui dengan jelas orang-orang yang perlu ditegur, orang-orang yang tidak perlu ditegur, saat dan situasi yang tepat untuk menegur. Walaupun saat kita tahu seseorang itu salah, ada saatnya kita perlu menggunakan hikmat. Ya, tidak serta merta kita dapat menegur, bahkan kadang-kadang menahan teguran atau tidak memberikan teguran memerlukan suatu hikmat tersendiri.

Berikut sejumlah ciri-ciri orang yang tidak perlu ditegur atau Anda sebaiknya menahan teguran pada waktu yang lain:

- Orang yang tidak mau mendengarkan teguran dan tidak mempedulikan teguran, bahkan membenci teguran. Orang-orang ini adalah orang yang akan menguras emosi kita. Jadi, jangan habiskan waktu, tenaga, dan emosi untuk orang yang tidak mau mendengar. Bukan karena kita tidak peduli, tetapi memang ada kesempatan lain yang lebih tepat untuk menegur. Cukup bawa orang ini dalam DOA.

- Orang yang gemar bersilat kata. Saat Anda memberi teguran pada orang yang gemar bersilat kata, orang ini akan terus-menerus memberi jawaban dan alasan. Hemat nafas Anda! Hentikan sampai di situ dan bawa orang ini dalam DOA.

Cara-cara menegur adalah demikian:

1. Menegur hanya berdua saja, tidak di depan orang lain. Orang akan lebih mudah menurunkan ego bila ditegur berdua saja tanpa kehadiran orang lain. Pada saat ada orang lain yang hadir, kecenderungan untuk membela diri dan mempertahankan ego akan lebih besar daripada saat hanya berdua.

2. Bila berdua saja tidak mempan, minta bantuan 1 atau 2 orang lain untuk menegur. Ini harus melihat kasusnya juga. Tidak semua kasus dapat diperlakukan sama. Jika memang diperlukan bantuan dari 1 atau 2 orang lain, lakukanlah!

3. Bila setelah minta bantuan dari 1 atau 2 orang tetap tidak mempan juga, minta bantuan lebih banyak orang. Ini hanya perlu dilakukan untuk kasus-kasus yang sangat serius. Untuk kasus-kasus yang dapat mengundang keresahan bagi orang banyak, hal ini perlu dilakukan. Bila yang bersangkutan masih tidak mau mendengarkan teguran, hemat nafas Anda! Cukup bawa yang bersangkutan dalam DOA Anda.

Jadi, Anda siap memberi teguran?
Amin.

Sumber : Komunitas Doa & Inspirasi Batin